Pelayanan Kami
Testimonial
Galeri Video

indahnya pemandangan
24/06/2026

Pemandangan di pantai Labuhan Bajo
12/07/2024
Consectetur obcaecat
25/06/2026
Pengajar
Testimonial
Pelayanan Kami
Testimonial
Galeri Video

24/06/2026

12/07/2024
25/06/2026
Pengajar
Testimonial


STAB
Bodhi Dharma
08123456789084
testing@gmail.com
JL. Makmur
© STAB Bodhi Dharma | Seluruh Hak Cipta
Berita Terbaru

31/05/2026
Medan, 31 Mei 2026 – Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma turut berpartisipasi dalam rangkaian Festival Seni dan Budaya Waisak 2026 yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Keterlibatan STAB Bodhi Dharma menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap perayaan Hari Raya Waisak sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai budaya dan ajaran Buddha di tengah masyarakat. Selama berlangsungnya festival, STAB Bodhi Dharma membuka stand bazaar Waisak yang bertujuan memperkenalkan kampus kepada masyarakat luas serta membangun interaksi dengan para pengunjung. Stand tersebut menjadi sarana informasi bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat dunia pendidikan tinggi keagamaan Buddha. Pada puncak acara yang digelar pada 31 Mei 2026, mahasiswa STAB Bodhi Dharma turut memeriahkan festival melalui berbagai penampilan seni. Di antaranya adalah pertunjukan drama Buddhis yang sarat pesan moral serta penampilan lagu-lagu Buddhis yang menghibur dan memberikan inspirasi kepada para pengunjung yang hadir. Partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan ini mencerminkan semangat kreativitas, pengabdian, serta komitmen dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai budaya Buddhis. Keterlibatan mereka juga menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Festival Seni dan Budaya Waisak 2026 turut dihadiri oleh Wali Kota Medan, Bapak Rico Tri Putra Bayu Waas. Kehadiran berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, serta dukungan dari berbagai pihak turut menyukseskan penyelenggaraan acara yang berlangsung dengan tertib, meriah, dan penuh makna. Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, STAB Bodhi Dharma berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai Buddhis di tengah kehidupan masyarakat yang harmonis dan beragam.

18/05/2026
STAB Bodhi Dharma menyelenggarakan kegiatan Lokakarya Borobudur pada tanggal 8 hingga 10 Mei 2026 bertempat di Hall Serbaguna STAB Bodhi Dharma, Gedung Prasadha Jinadhammo Mahathera, Kompleks MMTC, Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan ini diselenggarakan oleh STAB Bodhi Dharma dengan dukungan dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia, Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumatera Utara, serta Yayasan Prasadha Jinadhammo Mahathera. Lokakarya menghadirkan Dr. Hudaya Kandahjaya sebagai narasumber utama, seorang akademisi dan peneliti Buddhisme Indonesia yang telah melakukan penelitian mengenai Borobudur selama lebih dari 25 tahun. Kegiatan ini juga dipandu oleh dr. Heru Suherman sebagai moderator. Lokakarya Borobudur dilaksanakan sebagai sarana edukasi, refleksi, dan pendalaman ajaran Buddha dalam konteks budaya Indonesia. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman umat Buddha terhadap makna filosofis Borobudur sebagai warisan spiritual Buddhisme Nusantara. Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti tujuh sesi pembelajaran yang membahas berbagai tema penting, antara lain: Transmisi Ajaran Agama Buddha Prasasti Kayumwungan Agama Buddha Indonesia Ketiga tema tersebut dipelajari secara mendalam melalui sesi diskusi dan pembelajaran interaktif yang bertujuan memperluas wawasan peserta mengenai perkembangan ajaran Buddha di Nusantara, sejarah Buddhisme Indonesia, serta keterkaitan Borobudur dengan identitas spiritual umat Buddha Indonesia. Dalam sambutannya, Ketua STAB Bodhi Dharma menyampaikan bahwa Lokakarya Borobudur bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan juga momentum penting untuk memperkuat pemahaman umat Buddha terhadap akar sejarah, budaya, dan spiritualitas Buddhisme Indonesia. Beliau berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat generasi muda Buddhis untuk lebih mengenal dan melestarikan warisan luhur Buddhisme Nusantara, khususnya nilai-nilai yang terkandung dalam Borobudur sebagai mahakarya spiritual dunia. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan ini. Selain diikuti oleh sivitas akademika STAB Bodhi Dharma, lokakarya juga dihadiri oleh berbagai tokoh dan unsur masyarakat Buddhis, di antaranya Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Sukasdi, Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang Rames Khumar beserta jajaran, Plt. Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kota Medan Darsono beserta jajaran, Penyelenggara Buddha Kementerian Agama Kota Pematangsiantar Gunawan, Ketua Majelis Buddhayana Indonesia Provinsi Sumatera Utara Eddy Sujono Setiawan beserta jajaran, Ketua WALUBI Sumatera Utara Brilian Moktar, Ketua Umat Buddha Nusantara Indonesia Charles Tandoko beserta jajaran, pengurus Ikatan Alumni Bodhi Dharma (IABD), para pandita, tokoh Buddhis, dosen, penyuluh agama Buddha, guru agama Buddha, mahasiswa, serta umat Buddha. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu memahami nilai-nilai luhur Buddhisme Indonesia, memperkuat identitas Buddhis Nusantara, serta mengintegrasikan ajaran Dhamma dalam kehidupan sehari-hari. Lokakarya Borobudur juga menjadi ruang pertemuan dan dialog bagi tokoh Buddhis, akademisi, mahasiswa, dan umat Buddha dalam mempererat persaudaraan serta memperkuat pengembangan Buddha Sasana di Indonesia.

17/04/2026
Deli Serdang, 17 April 2026 — Sekolah Tinggi Agama Buddha (STAB) Bodhi Dharma melaksanakan kegiatan Pembekalan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat. Acara diawali dengan pembukaan yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta, dosen, serta panitia mengikuti rangkaian pembukaan dengan penuh kesungguhan, ditandai dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar kegiatan KKN dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembekalan oleh para dosen. Dalam sesi ini, mahasiswa diberikan arahan, pemahaman, serta strategi pelaksanaan KKN di lapangan. Materi yang disampaikan mencakup peran mahasiswa sebagai agen perubahan, etika dalam bermasyarakat, serta pentingnya pengabdian yang berdampak bagi umat dan lingkungan sekitar. Para dosen menekankan bahwa KKN bukan hanya sekadar program akademik, tetapi juga sarana pembelajaran nyata dalam menerapkan ilmu yang telah diperoleh di bangku perkuliahan. Memasuki rangkaian acara berikutnya, dilakukan penyerahan simbolis berkas KKN kepada dosen pembimbing. Prosesi ini menjadi simbol dimulainya tanggung jawab bersama antara mahasiswa dan dosen dalam pelaksanaan kegiatan KKN. Penyerahan berkas ini juga menandai kesiapan administratif serta koordinasi antara pihak kampus dan tim pelaksana di lapangan. Dok.STAB Bodhi Dharma Sebagai bentuk kesiapan identitas dan kebersamaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan simbolis baju KKN kepada perwakilan mahasiswa. Baju KKN ini tidak hanya menjadi atribut resmi, tetapi juga melambangkan semangat pengabdian, solidaritas, serta komitmen mahasiswa dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Dok. STAB Bodhi Dharma Kegiatan pembekalan ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan kesiapan mental, pengetahuan, serta keterampilan yang diperlukan selama pelaksanaan KKN. Dengan persiapan yang matang, mahasiswa STAB Bodhi Dharma diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata serta membawa dampak positif bagi masyarakat sesuai dengan nilai-nilai pendidikan keagamaan Buddha.

Testimoni